Feeds:
Pos
Komentar
JAKARTA – Tika Putri dikabarkan mendapat ancaman akan dibunuh oleh seseorang tak dikenal. Hal tersebut didapatnya melalui pesan singkat di telepon selulernya.
“Saat bulan puasa lalu, ada seseorang yang mengaku sebagai fans. Dia mengirim SMS ke aku. Awalnya sih SMS-nya baik-baik saja, tapi lama-lama mengarah ke arah kurang ajar,” papar Tika yang dihubungi wartawan via telepon, Sabtu (12/12/2009).
Dia pun tak pedulikan pesan singkat yang bernada tak senonoh itu. Lalu, kata Tika, bukannya berhenti mengirim pesan, orang tersebut malam mengirim pesan bernada ancaman yang bunyinya akan membunuh dirinya.
“Pernah suatu kali aku syuting keluar kota di Pandeglang. Saat itu, orang itu mengirimkan SMS seakan-akan dia ada di sekitar aku dan mengancam akan membunuh,” urainya. Lanjut Baca »
Iklan
Sebagai wujud kepedulian terhadap Ranah Minang yang kerap dirundung bencana, beberapa pelukis nasional menggelar pelelangan lukisan. Dalam preskon di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (11/12) kemarin, MGE. SW. Slamet selaku perwakilan seniman pelukis menuturkan jika lukisan Mbah Surip dan Iwan Fals juga ikut dilelang di sini.
“Konsepnya seniman ingin selalu berbuat dan butuh imajinasi seseorang. Di sini kita melibatkan sebuah karya dan salah satunya Mbah Surip. Dia adalah pelukis dari dulu tapi Mbah Surip tidak dianggap, padahal banyak karyanya,”tutur Slamet. Lanjut Baca »
Di tahun 2009, nama Nikita Willy boleh dibilang termasuk salah satu artis muda yang cukup bersinar. Sebut saja dua sinetron stripping yang ia bintangi, NIKITA dan SAFA DAN MARWAH cukup mendapat tempat di hati masyarakat.
“Tentunya banyak kepuasan yang aku dapat, di samping kepuasan diri sendiri karena aku emang suka akting, aku juga punya kepuasan yang lain, yaitu bisa memberi sesuatu atau menyenangkan Mama Papa, bisa dapat pengalaman dan keluarga baru. Karena di lokasi syuting kita emang harus menganggap semuanya layaknya keluarga, dan yang pasti di sana pasti kita mendapat banyak pengalaman baru,” ungkap Nikita kepada KapanLagi.com tentang kepuasannya dalam berakting selama ini.
Padatnya jadwal syuting, terlebih sinetron stripping membuat bintang kelahiran Jakarta, 29 Juni 1994 ini harus pandai-pandai mengatur waktu, apalagi ia masih bersekolah. “Alhamdulillah masih bisa, pendidikan itu penting. Aku gak bisa ninggalin kan. Buktinya aku masih bisa mendapat rangking 2 saat penerimaan rapor kemarin. Jadi selama kita bisa bagi waktu dan berniat sungguh-sungguh, pasti semuanya akan berjalan lancar,” jelasnya bangga.
“Apalagi sekarang mau tahun baru, syuting sinetronnya lagi dikejar banget, biasanya satu hari hanya 1,5 episode tapi sekarang ini bisa lebih. Aku sih gak apa-apa, karena aku pengen Tahun Baru ini bisa libur bersama keluarga,” tambahnya lagi. Lanjut Baca »

Di tahun 2009, nama Nikita Willy boleh dibilang termasuk salah satu artis muda yang cukup bersinar. Sebut saja dua sinetron stripping yang ia bintangi, NIKITA dan SAFA DAN MARWAH cukup mendapat tempat di hati masyarakat.

“Tentunya banyak kepuasan yang aku dapat, di samping kepuasan diri sendiri karena aku emang suka akting, aku juga punya kepuasan yang lain, yaitu bisa memberi sesuatu atau menyenangkan Mama Papa, bisa dapat pengalaman dan keluarga baru. Karena di lokasi syuting kita emang harus menganggap semuanya layaknya keluarga, dan yang pasti di sana pasti kita mendapat banyak pengalaman baru,” ungkap Nikita kepada wartawan tentang kepuasannya dalam berakting selama ini.

Lanjut Baca »